You are here
Mahasiswa Pendidikan Geografi UNY Gelar Aksi Penanaman Mangrove di Pantai Baros Bantul sebagai Wujud Kepedulian Lingkungan
Primary tabs

Bantul - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkatan 2024 yang beranggotakan Alivia Indah, Nicola Saputra, Muhammad Rasyid, Kara Nugrahanny, Rizqi Hidayat, Nahroini Falaah, Rafsan Akbar serta bersama teman-teman lain telah melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan Pantai Baros, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Minggu, 10 Mei 2026 lalu. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk aksi nyata kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan pesisir sekaligus upaya mendukung program pembangunan ekosistem berkelanjutan.
Pantai Baros dikenal sebagai kawasan pesisir yang memiliki ekosistem mangrove cukup penting di wilayah selatan Yogyakarta. Berbeda dengan pantai selatan pada umumnya yang identik dengan ombak besar dan pasir luas, kawasan Baros memiliki muara sungai serta area hutan mangrove yang tumbuh di daerah berlumpur dan berair payau. Karakteristik tersebut menjadikan Pantai Baros sebagai habitat yang mendukung berbagai jenis biota pesisir seperti ikan, kepiting, udang, dan burung air.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa turun langsung ke kawasan perairan dangkal untuk menanam bibit mangrove. Dengan mengenakan Ranger (seragam lapangan) Geografi berwarna merah, mahasiswa tampak antusias dan saling bekerja sama menanam bibit di tengah kawasan mangrove. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat selama proses penanaman berlangsung.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kepada lingkungan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa Pendidikan Geografi UNY. Melalui praktik langsung di lapangan, mahasiswa dapat memahami kondisi geografis wilayah pesisir, karakteristik ekosistem mangrove, hingga berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi kawasan pantai.
Mangrove merupakan salah satu ekosistem penting yang berada di wilayah peralihan antara daratan dan lautan, serta memiliki peran yang sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan pesisir. Akar mangrove mampu menahan abrasi pantai akibat gelombang dan arus laut, sehingga membantu menjaga garis pantai tetap stabil. Selain itu, hutan mangrove juga berfungsi sebagai pelindung alami dari ancaman banjir rob dan gelombang pasang. Keberadaan mangrove turut membantu menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar sehingga berkontribusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim global.

Kegiatan penanaman mangrove ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs poin 15: Life on Land (Menjaga Ekosistem Daratan). SDGs poin 15 menekankan pentingnya perlindungan, pemulihan, dan pemanfaatan ekosistem daratan secara berkelanjutan, termasuk kawasan hutan dan ekosistem pesisir seperti mangrove.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Geografi UNY menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik di dalam kelas, tetapi juga turut hadir secara nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di masyarakat.
Kontak Kami
Jurusan Pendidikan Geografi
Gedung Dekanat Lantai 3 FIS UNY
Kampus UNY Karangmalang
Yogyakarta 55281
Telp: (0274) 586168 psw 386
Faks: 0274-548201
e-mail: geografi@uny.ac.id
Copyright © 2026,